Kamis, 09 Agustus 2018

Mengasuransikan Bisnis dan kiat memilih perusahaan asuransi

Dunia Bisnis selalu berdekatan dengan resiko kemungkinan mengalami  kondisi ketidakpastian, bisa saja saat ini menjadi bisnis yang booming dalam satu hari dapat dengan mudah dipukul oleh bencana atau masalah serius yang akan memaksa untuk menyatakan kebangkrutan. Saat dalam kondisi tidak pernah yakin bahwa operasi akan terus berjalan tetap sukses dengan berjalannya waktu serta ancaman lebih ke dunia industri ini dikirim. Kondisi inilah sebabnya mengapa penting bahwa seorang usahawan perlu mempersiapkan untuk keadaan tak terduga.
Mengansuransikan bisnis adalah cara yang baik, bagus, dan tepat untuk mempersiapkan kejadian yang mungkin berbahaya dengan berbagai resiko. Apalagi Penawaran bisnis asuransi sudah sangat bervariasi dan melimpah saat ini. Dengan demikian, Anda pasti dapat ditawari penawaran hebat. Tapi memilih asuransi untuk  bisnis bukanlah tugas yang mudah, perlu banyak informasi dan bijak dalam memutuskannya.
Dengan mengambil keputusan yang tepat maka seoang usahawan telah memberikan kepastian perlindungan kepada bisnisnya, dan menjadikan daya tahan yang luar biasa, serta meningkatkan brand image dan kepercayaan rekanan bisnisnya terhadap perusahaan yang dikelolanya. Berikut beberapa tips dan kiat yang sering dijadikan patokan bagi seorang usahawan dalam memilih asuransi perlindungan bisnisnya, antara lain sebagai berikut.

1. Bandingkan harga dan paket cakupan. 

Asuransi bukanlah sesuatu yang Anda dapat dengan mudah memilih dari tampilan jendela. Anda harus hati-hati menganalisis paket yang ditawarkan untuk.

2. Memastikan bahwa Anda akan mendapatkan pelayanan terbaik mungkin pada nilai uang Anda. 

Inilah sebabnya mengapa anda dianjurkan untuk mempelajari dan membandingkan pertama dengan satu sama lain semua penawaran dari perusahaan asuransi sebelum membuat keputusan Anda.

3. Pilih paket jasa, bukan penawaran asuransi terpisah. 

Harga pasti lebih rendah untuk paket penawaran dari penawaran terpisah. Dengan paket kesepakatan yang memerlukan lebih sedikit uang, Anda bisa mendapatkan cakupan asuransi lebih untuk keadaan ganda yang akan mencakup hampir semua kesulitan yang tak terduga yang mungkin dialami oleh perusahaan Anda.

4. Konsultasikan kepada ahli. 

Ini adalah tindakan yang disarankan sangat banyak terutama jika Anda tidak berpengalaman dengan cara kerja klaim asuransi. Anda dapat mencari konsultan asuransi dan broker yang tahu banyak tentang perdagangan. Belajar dari mereka dan memahami bagaimana Anda bisa mendapatkan apa yang Anda butuhkan tanpa risiko sendiri.

5. Menilai lingkungan eksternal Anda terutama aspek yang tidak dapat Anda kendalikan seperti ekonomi dan alam. 

Anda bisa mempelajari keadaan sekitar operasi bisnis Anda sehingga akan lebih mudah untuk membayangkan klaim asuransi Anda dengan berubah kali. Bila mungkin, Anda dapat bertanya-tanya tentang tren dari industri bisnis Anda masuk Segera setelah Anda memiliki pemahaman yang baik tentang apa yang terjadi dan prediksi takut masa depan bisnis Anda, Anda tidak mengalami kesulitan memilih penawaran asuransi .
Demikian beberapa kiat yang perlu diperhatikan dalam memilih dan memastikan bahwa perusahaan asuransi yang menjadi mitra bisnis seorang usahawan akan mampu memberikan perlindungan yang baik, dan bagus, pastikan memilih asuransi yang berkualitas dengan mitra perusahaan asuransi yang memang sudah memiliki sejarah beroperasi yang baik dan kompeten serta terpercaya di bidang asuransi.

Jumat, 25 Mei 2018

Film Ini Ajarkan Anda Menghindari Bangkrut Berinvestasi!

Memiliki tabungan investasi selagi muda memang membantu Anda menghindari masalah keuangan dan kebangkrutan di hari tua. Bagi kaum muda yang masih ragu berinvestasi, Anda masih memiliki kesempatan untuk memulainya sekarang. Tentu saja dengan perhitungan yang matang.

Beberapa film Hollywood ini akan mengajarkan Anda untuk berinvestasi dan solusi untuk mengatasi kebangkrutan. Salah satunya adalah The Pursuit of Happyness.

Film yang dirilis pada tahun 2006 ini diangkat dari memoar dengan judul yang sama. Dibuat oleh seorang investor, broker saham, motivator, penulis dan filantropis Chris Gardner. Film ini dibintangi oleh Will Smith sebagai Chris dan Jaden Smith sebagai Chris, Christoper Jr.
Sebagai seorang salesman, Chris menginvestasikan seluruh tabungannya untuk membeli scanner kepadatan tulang. Namun, keuntungan yang didapatkan dari penjualan scanner ini ternyata tidak sebesar yang diharapkannya. Di sisi lain, kebutuhan yang dihadapi oleh Chris dan anaknya untuk hidup sehari-hari justru semakin meningkat.

Chris akhirnya mencoba untuk magang di sebuah perusahaan sebagai broker. Hasil kerja kerasnya mengantarkan Chris untuk bekerja sebagai karyawan tetap di perusahan tersebut. Saat itulah, kondisi keuangan Chris perlahan-lahan semakin membaik dan bisa mencukupi kebutuhan keluarga kecilnya.

Film ini mengingatkan Anda untuk tetap memiliki cadangan dana sebagai bagian dari perencanaan keuangan. Dalam film tersebut, Chris malah menghabiskan seluruh tabungannya untuk berinvestasi tanpa memiliki dana cadangan. Akibatnya, Chris mengalami kesulitan keuangan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Perlu diingat, investasi memang mendatangkan keuntungan luar biasa, namun di lain hal, Anda juga perlu memikirkan risikonya. Semakin tinggi imbalan penghasilannya, semakin tinggi pula risikonya. Film ini juga mengingatkan Anda untuk tidak menggunakan uang tabungan dalam berinvestasi.

Setiap investasi memang butuh modal. Namun, bukan berarti Anda harus mengorbankan uang tabungan untuk memulai sebuah tabungan investasi. Jadi, uang yang digunakan adalah betul-betul tidak dipakai (idle money), bukan uang tabungan atau bahkan uang darurat yang Anda miliki.

Selain itu, Anda juga harus memikirkan produk tabungan investasi yang dipilih. Lihatlah prospeknya dalam jangka panjang. Bila perlu, cari penasihat keuangan yang bisa membantu Anda mengetahui portofolio pribadi dan mengenali jenis-jenis investasi. Ingat, investasi adalah uang Anda, dan artinya modal masa depan Anda. Semoga film The Pursuit of Happiness ini bisa meningkatkan kesadaran Anda untuk menabung dan berhati-hati dalam menginvestasikan uang.

Kamis, 12 April 2018

Inilah Alasan Logis, Mengapa Asuransi Itu Penting

Saat membuat perencanaan bagi keuangan keluarga, ada satu hal penting yang seharusnya tak boleh terlewatkan yaitu anggaran untuk kepemilikan asuransi. Perlindungan bagi seluruh anggota keluarga sangatlah penting, sebagai contohnya saat terjadi bencana alam yang tak terduga datangnya. Tanpa disadari, sering orang lebih mendahulukan untuk mengasuransikan harta benda, seperti mobil, motor, atau rumah terlebih dahulu, sementara untuk anggota keluarga belum. Padahal saat kendaraan hilang, rumah terbakar atau rusak karena bencana alam, semua masih bisa segera diganti dengan yang baru. Bagaimana jika jiwa dan kesehatan manusia itu yang hilang?

Ada beberapa alasan logis yang bisa menjelaskan, mengapa asuransi terutama untuk jenis asuransi jiwa dan asuransi kesehatan itu penting, yaitu :

Bencana atau Musibah Tak Terduga Datangnya
Risiko atau musibah bisa datang kepada siapa saja, bahkan pada mereka yang masih muda dan sehat sekalipun. Asuransi melindungi nasabahnya dari risiko akibat kecelakaan atau karena penyakit berat sehingga menyebabkan masalah keuangan, apalagi bila yang terkena adalah sang pencari nafkah bagi keluarga. Dengan asuransi, maka keluarga akan terlindungi dari datangnya risiko tersebut.

Biaya Kesehatan Terus Meningkat
Menurut sebuah penelitian, rata-rata biaya pengobatan di Indonesia mengalami kenaikan hingga 13,55 % per tahun. Padahal kondisi pendapatan masyarakat hanya mengalami kenaikan rata-rata sekitar 1,2 % per tahun. Kenaikan yang tidak sebanding tersebut, tentu akan menjadi masalah saat seseorang harus mengalami risiko tanpa memiliki asuransi sebagai back-up nya.

Kematian adalah Sesuatu yang Pasti
Bagi manusia, kematian adalah sesuatu yang tak bisa dihindari, bahkan waktunya juga tidak bisa diperkirakan. Maka, apabila sang pencari nafkah keluarga tiba-tiba meninggal dunia, asuransi bisa menjadi penolong bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Mungkin masih ada yang berpendapat bahwa memiliki asuransi rasanya bagai ‘membuang uang’ saja. Ini dapat dimaklumi karena manfaatnya tidak bisa langsung terasa. Namun manfaat asuransi adalah memberikan perlindungan dan rasa aman, sebab cepat atau lambat tiap orang akan mengalami risiko dalam kehidupannya.
Untuk memilih asuransi yang baik, perlu diketahui reputasi perusahaan asuransi itu sendiri. Dalam hal ini Asuransi Commlife merupakan salah satu perusahaan finansial multinasional yang direkomendasikan karena memiliki produk-produk unggulan seperti : proteksi, simpanan & Investasi dalam program unit link (Investra Link), asuransi jiwa tradisional (Danatra Cendekia, Danatra Sejahtera), perlindungan terhadap tabungan dan kredit (COMM Protection), serta program asuransi tambahan (asuransi kecelakaan, jaminan rawat inap, penyakit kritis).

Melalui situs resminya di link  http://www.commlife.co.id/about/commonwealth-life/, Commlife juga menyatakan komitmen : Senantiasa memberikan pelayanan yang berkualitas kepada Nasabah, dengan menyediakan berbagai program perlindungan jiwa yang sekaligus memberikan investasi menguntungkan serta didukung dengan tenaga pemasaran yang profesional. Sehingga hal ini bisa menjadi dasar alasan saat memilih produk asuransi untuk perlindungan keluarga Anda.

Rabu, 14 Maret 2018

2 Manfaat Utama Asuransi Pendidikan

Pendidikan anak merupakan kebutuhan bagi setiap keluarga, sehingga tak heran sebagian besar keluarga telah menjadikannya sebagai prioritas dalam perencanaan finansial. Hal ini mengingat kebutuhan biaya pendidikan di masa depan yang kian meningkat, tak akan terjangkau apabila tidak disiapkan sejak dini.

Inilah sebabnya, tidak sedikit keluarga yang kemudian memprioritaskan menabung untuk pendidikan anak dibandingkan dengan menabung untuk diri pribadi orang tua itu sendiri. Padahal sebagai pencari nafkah utama, orang tua juga penting untuk dijamin keselamatannya. Tanpa keberlangsungan nafkah, dana pendidikan yang dibutuhkan tak akan tercapai karena tidak ada lagi uang yang dikumpulkan untuk tujuan tersebut.

Karena itulah, perlu kiranya para orang tua mempertimbangkan asuransi pendidikan sebagai program finansial penyediaan dana pendidikan bagi anak. Dengan asuransi pendidikan, orang tua bisa mendapatkan jaminan dana pendidikan sekaligus jaminan terhadap keselamatan jiwa mereka.

Pada dasarnya, ada dua manfaat utama produk asuransi pendidikan, yaitu :

Pertama, Asuransi Jiwa bagi Orang Tua, yaitu bila terjadi risiko pada orang tua, maka manfaat Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa akan keluar, yang selanjutnya dapat dikelola sendiri oleh keluarga untuk dana pendidikan serta biaya hidup keluarga. Apabila terjadi risiko sakit kritis atau cacat tetap total, yang berlaku kemudian adalah setoran premi distop sedangkan manfaat dana pendidikan tetap dilanjutkan oleh asuransi sehingga tetap dapat diterima oleh anak.
Kedua, Jaminan Dana Pendidikan, dimana bila tidak terjadi risiko apapun pada orang tua, maka akan keluar manfaat berupa sejumlah uang tunai untuk dana pendidikan anak yang bisa dikeluarkan secara sekaligus atau bertahap sesuai jadwal jenjang akademis sang anak.

Jelaslah bahwa Asuransi Pendidikan memiliki manfaat dasar sebagai Asuransi Jiwa, sekaligus Jaminan Dana Pendidikan. Di sini, kedua manfaat tersebut diberikan secara proporsional, sehingga cukup dengan satu premi yang ringan, masing-masing manfaat bisa didapatkan nasabah dengan jumlah yang maksimal. Itulah salah satu keunggulan produk asuransi pendidikan ini dibanding beragam perencanaan finansial lain untuk menjamin dana pendidikan anak di masa depan.

Jumat, 23 Februari 2018

Unsur-Unsur Pokok dalam Asuransi

Risiko bisa datang pada siapa saja dan kapan saja. Datangnya bahkan seringkali tak terduga, tak dapat diprediksikan. Karena itulah asuransi memiliki peran penting. Asuransi mampu meminimalisir kerugian atas risiko masa depan yang terjadi pada seseorang atau suatu objek benda tertentu. Melalui program asuransi, seseorang dapat mengalihkan dampak atau kerugian atas risiko tersebut kepada Perusahaan Asuransi.

Karena mekanisme itulah, asuransi kerap didefinisikan sebagai ‘penyaluran’ atau ‘transfer risiko’. Sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Nomor 2 tahun 1992 tentang Perasuransian, “asuransi merupakan perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima Premi Asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab hukum pihak ke tiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan”.

Definisi Asuransi menurut peraturan perundangan menyatakan adanya unsur-unsur penting di dalam asuransi, yaitu :

  • Pihak penanggung (insure), yaitu pihak yang akan membayarkan sejumlah uang (sebagai penggantian risiko) kepada pihak lain (pihak tertanggung), dan berhak menerima premi.
  • Pihak tertanggung (insured) yaitu pihak yang berkewajiban membayarkan premi kepada pihak penanggung, dan berhak menerima penggantian atas risiko yang timbul karena suatu peristiwa.
  • Peristiwa (accident), yaitu suatu kejadian mengakibatkan kerugian yang menimpa pihak tertanggung.
  • Kepentingan (interest), yaitu sesuatu hal yang disepakati sebagai objek risiko yang dipertanggungkan.

Perjanjian antara dua pihak, yaitu penanggung dan tertanggung ini disebut sebagai ‘Kebijakan’ yang tertuang dalam Polis Asuransi. Sebagai perjanjian, polis merupakan dokumen kontrak yang legal dimana di dalamnya terdapat penjelasan rinci dari setiap istilah berikut kondisi-kondisi apa yang dilindungi. Dan melalui pemanfaatan teknologi internet, asuransi Commlife memberikan kemudahan dalam hal pembuatan polis asuransi tanpa harus bertemu dan bertatap muka dengan agen asuransi sebagai kepanjangan tangan perusahaan asuransi. Hal ini tentu menguntungkan nasabah dalam memproses asuransi, karena secara online akan lebih praktis dan tidak menyita banyak waktu.

Rabu, 24 Januari 2018

Strategi Memilih Program Asuransi Terbaik

Dalam kehidupan manusia, perubahan yang terjadi dalam tiap fasenya harus bisa disesuaikan dan direncanakan. Adanya penambahan anggota keluarga dan beberapa jenis aset seperti rumah, mobil, serta bisnis yang dijalankan menjadikan perlunya program asuransi untuk menjamin risiko yang bakal terjadi pada mereka. Inilah rencana masa depan yang patut diperhitungkan bagi setiap orang.

Hal tersebut merupakan kondisi yang membutuhkan penyesuaian penjaminan risiko yang diperlukan dalam program asuransi yang anda pilih. Dan berikut beberapa strategi perencanaan yang dapat dilakukan dalam memilih program asuransi yang tepat, diantaranya:

1. Tetapkan Tujuan Utama Berasuransi

Dalam pengelolaan risiko, ada hal-hal yang mendasari, seperti kemungkinan timbulnya kerusakan atau kehilangan atas properti yang Anda miliki. Seperti misalnya, keputusan untuk membeli sebuah mobil baru harus diimbangi dengan usaha untuk melindungi dari kemungkinan kehilangan atau kerusakan fisik atas kendaraan akibat kecelakaan.

2. Rencana Mencapai Tujuan Berasuransi

Rencana dapat dibuat setelah mengetahui risiko apa saja yang akan dihadapi dalam hidup. Setelah itu, sesuaikan risiko tersebut dengan tujuan hidup Anda. Untuk memahaminya, Anda harus mengumpulkan sebanyak mungkin informasi mengenai segala sesuatu dalam program asuransi, misalnya seperti apa atau siapa saja yang harus diasuransikan, jenis asuransi yang dibutuhkan, besarnya tingkat premi, serta kredibilitas perusahaan asuransi.

3. Memutuskan, Memilih dan Action

Memilih asuransi yang tepat harus disesuaikan dengan rencana anggaran yang telah Anda buat. Untuk itu, hitung kebutuhan asuransi Anda mulai dari kebutuhan untuk membeli asuransi jiwa, asuransi kesehatan, kemudian baru asuransi untuk melindungi seluruh aset atau properti Anda. Lakukan hal tersebut satu persatu dan upayakan untuk tetap realistis dengan jumlah pendapatan serta rencana anggaran Anda.

4. Evaluasi Program Asuransi Pilihan

Pertimbangkan untuk masa kurang lebih dua hingga tiga tahun ke depan, atau saat terjadi perubahan dalam fase kehidupan Anda, seperti misalnya menikah, mempunyai anak, atau saat memiliki rumah sendiri. Kebutuhan jumlah dana pertanggungan asuransi akan semakin bertambah seiring dengan bertambahnya pula jumlah objek tanggungan yang didapati dalam keluarga atau untuk menanggung kebutuhan hidup orang tua Anda.

Jumat, 08 Desember 2017

Asuransi Terbaik, Melindungi Sepenuh Hati

Kesadaran akan pentingnya memiliki asuransi di masyarakat Indonesia saat ini sudah mulai meningkat. Proteksi bagi keluarga dari munculnya risiko finansial, apalagi saat sang pencari nafkah utama sudah meninggal atau tidak mampu lagi bekerja, merupakan suatu keputusan yang bijak. Hal ini bisa saja terjadi pada siapa pun dan kapan pun, sehingga orang yang telah memiliki asuransi akan merasa lebih tenang hidupnya.

Namun, yang perlu dicermati adalah masih adanya hambatan tentang informasi yang masih belum menyebar di masyarakat tentang adanya pilihan asuransi terbaik dengan premi yang terjangkau. Perlu disadari, saat ini ada begitu banyak perusahaan asuransi yang berkembang di Indonesia. Beberapa diantaranya sudah terkenal memiliki track record yang sangat bagus dengan perjalanan panjang sejarah dan kinerjanya.

Diantara begitu banyaknya perusahaan asuransi, satu rekomendasi terbaik diantaranya adalah asuransi Commlife. Sebab dengan premi terjangkau, manfaat yang ditawarkan sangat maksimal, bahkan bila dibandingkan dengan asuransi-asuransi lain dengan premi yang lebih tinggi. Kualitas layanan pun sangat prima, karena asuransi dikelola oleh perusahaan finansial multinasional dengan reputasi yang cukup terkenal.

Dalam menentukan pilihan asuransi terbaik, berikut beberapa hal yang patut diperhatikan berkaitan dengan permasalahan finansial dalam asuransi :

1. Cakupan Asuransi

Mengetahui cakupan asuransi sangat penting, karena berpengaruh terhadap besaran premi. Makin luas cakupannya, maka premi yang dibayarkan akan semakin tinggi. Untuk itu, ada baiknya menghubungi agen asuransi atau konsultan finansial dalam mengkalkulasikan apa saja hal yang dibutuhkan dalam asuransi.

2. Anggaran yang Dimiliki

Asuransi yang mahal biasanya juga memberikan manfaat yang besar. Namun, langsung menjatuhkan pilihan pada produk asuransi yang mahal juga akan membuat seseorang mengalami kesulitan saat membayar preminya. Maka, perlu mempertimbangkan anggaran yang dimiliki, berapa persen yang bisa disisakan untuk membayar asuransi.

3. Prioritas Finansial Selain Asuransi

Yang perlu diperhatikan pula adalah apakah masih ada prioritas finansial lain yang perlu diselesaikan sebelum memiliki asuransi. Seperti misalnya pinjaman bank, angsuran kredit rumah, kredit kendaraan dan lain sebagainya yang biasanya membutuhkan sebagian besar pendapatan. Setelah semua terpenuhi, barulah mempertimbangkan untuk memiliki asuransi sebagai proteksi bagi keluarga.